fbpx

Gempa Jepang: Apa Saja yang Perlu dipersiapkan? (Bagian 1)

gempa_jepang

Hampir seluruh wilayah di Jepang pada sabtu, 13 februari 2021 pada tengah malam merasakan gempa yang cukup lama yang berlangsung sekitar 1 menit. Pusat gempa diketahui bersumber dari prefektur Fukushima di kedalaman 55 meter lepas pantai berkisar 7.3 magnitudo. Beruntungnya, gempa ini tidak memicu terjadinya tsunami dan dilaporkan tidak ada korban jiwa.

Japan Meteorology Agency (JMA) mengkonfirmasi bahwa ternyata gempa tersebut merupakan aftershock dari gempa yang terjadi pada 10 tahun yang lalu, tepatnya pada 11 maret 2011. Pada saat itu, gempa dengan ketentuan 9.0 magnitudo tersebut memicu terjadinya tsunami setinggi 15 meter sehingga mengakibatkan kerusakan parah pada pemukiman warga, adanya korban luka-luka dan inti reaktor nuklir di Fukushima Daiichi mengalami kebocoran.

reaktor_nuklir

Kerusakan parah yang terjadi pada pembangkit nuklir di Fukushima
Sumber gambar: nytimes.com

Pastinya, gempa bumi tidak akan bisa dicegah oleh manusia. Yang ada hanya meminimalisir dampak yang terjadi terutama korban jiwa. Pemerintah Jepang melalui setiap prefektur sampai menerbitkan buku saku yang dapat dipergunakan sebagai pegangan dan pengingat apa saja yang perlu diperhatikan pada saat sebelum, saat terjadi gempa dan pasca bencana. Salah satu yang lengkap adalah dari prefektur Fukuoka yang berjudul “The disaster Prevention Handbook as foreigner”. Sahabat Smiles bisa mengunduhnya melalui tautan berikut ini.

handbook

Buku saku dari prefektur Fukuoka tentang pencegahan terhadap bencana di Jepang

Menurut panduan tersebut, intensitas dari guncangan gempa dibagi atas 7 bagian yakni:

Intesitas Guncangan Penjelasan
Intensitas 3
Yang berada di dalam sebuah Gedung akan merasakan getaran
Intensitas 4
Lampu yang menggantung pada plafon akan berayun kencang
Intesitas 5-
Barang-barang yang berada pada lemari (piring, buku dll) dapat jatuh
Intesitas 5+
Sulit berjalan tanpa memegang apapun
Intensitas 6-
Ubin pada dinding dan kaca jendela dapat jatuh
Intensitas 6+
Furnitur akan jatuh
Intensitas 7
Tidak dapat bergerak kemanapun

Tabel 1. Intensitas guncangan beserta penjelasannya.

Sekedar informasi, bagi pengguna handphone jepang, terkadang dapat menerima pemberitahuan langsung terkait gempa yang akan datang beberapa menit sebelum gempa terjadi, atau mungkin tidak sama sekali dikarenakan intensitasnya yang kecil.

Sahabat Smiles bisa memperhatikan beberapa hal berikut jika kondisinya masih di dalam rumah:

  1. Bersembunyi di bawah meja.

    Hal ini diperlukan untuk melindungi jatuhnya benda-benda berat seperti lemari, AC dan lain-lain.

  2. Matikan kompor gas jika masih dalam keadaan aktif.

    Hal ini sangat dianjurkan karena guncangan yang berlebih dan dapat menyebabkan kebakaran.

  3. Buka pintu jika guncangannya makin keras untuk memudahkan evakuasi.

    Perlu diantisipasi bahwa ketika pintu masih dalam keadaan terkunci dan situasi makin memburuk, maka sahabat akan terjebak di dalam rumah/apato.

  4. Persiapkan tas darurat bencana.

    Tas darurat ini biasanya berisi makanan untuk bertahan hidup, obat-obatan, pakaian ganti, alat komunikasi (hp, radio), surat berharga (KTP SIM dll) dan kebutuhan lainnya seperti perlengkapan mandi, tisu, dll.

  5. Pastikan keluar dari ruangan kamar dengan hati-hati dan perhatikan setiap langkah.

Bagaimana jika posisinya lagi diluar rumah? Bagaimana jika terjadi bencana yang lain beserta gempa? Apa yang harus dilakukan? Nantikan di artikel selanjutnya ya sahabat Smiles. 😀

Referensi:

  • Buku saku pencegahan bencana alam prefektur fukuoka
  • Kompas

 

Share this post

Facebook
LinkedIn
Twitter
Pinterest
Email