Tipe Masker ini Seakan Datang dari Masa Depan!

medicine-5103043_1920

Halo sahabat Smiles! Balik lagi nih dengan Smiles, jasa pengiriman uang internasional tercepat dari Jepang ke Indonesia! Kali ini ada berita mengenai masker loh! Semoga dapat menambah informasi sahabat Smiles semua ya!

c-mask dari donut robotik, Jepang

Beberapa bulan belakangan ini menggunakan masker di keseharian kita semua adalah hal biasa dan menjadi keharusan sebelum melakukan kegiatan tiap harinya. Tetapi, tidak semua dari kita terbiasa memakai masker dan kuat menahan panasnya Jepang pada musim panas. Mengenakan masker dapat menimbulkan tiga masalah besar, yaitu: menghentikan udara dingin masuk yang meningkatkan suhu tubuh, terutama di atas leher; menahan air lembab, sehingga tenggorokan tidak kering yang menyebabkan orang-orang kurang konsumsi air; dan tekanan sosial untuk menjaga masker di depan orang lain berarti orang memilih untuk tidak membukanya dan jadi kurang minum air. 

Tiap tahunnya, di Jepang tidak sedikit warga yang mengalami heat stroke hingga dibawa ke rumah sakit untuk di sembuhkan. Menurut Dr. Hideki Taniguchi dari rumah sakit Saiseikai di Yokohama, jumlah warga yang mengalami heat stroke semakin bertambah setiap tahunnya. Bagaimana dengan tahun ini? Apakah kita semua siap menggunakan masker setiap hari dan menghadapi panasnya matahari dan level kelembapan yang tinggi saat musim panas? Di Jepang, tidak sedikit perusahaan yang berusaha untuk membuat masker dengan teknologi menyejukkan dan cepat kering (air atau keringat). Bahkan ada yang menjual masker yang telah di dinginkan di dalam vending machine!

sumber: Uniqlo

Terobosan manusia dalam hal teknologi yang dibenamkan ke dalam busana bukan saja untuk menghangatkan tubuh ketika musim panas tanpa harus melapisi jaket berlapis-lapis, namun juga menyegarkan tubuh ketika musim panas datang, termasuk yang diaplikasikan pada masker selama masa pandemi ini.

Yang sangat terkenal dengan tebusan teknologi masker ‘dingin’ adalah dari Uniqlo, salah satu brand pakaian terbesar di Jepang. Uniqlo telah mulai menjual masker wajah musim panas ini dengan menampilkan bahan yang sangat mudah untuk bernapas dan cepat-pengeringan yang digunakan untuk produk pakaian dalam AIRism yang populer yang dingin dan cepat kering. Pada hari pertama penjualan masker, banyak sekali warga yang antri sejak pagi untuk mendapatkan produknya. Bahkan situs resmi Uniqlo juga kesulitan untuk diakses dikarenakan terlalu banyak pengguna yang berusaha membeli maskernya.

Perusahaan lain yang berusaha membuat produk masker adalah Yonex Co. Perusahaan pembuat peralatan untuk bulu tangkis, tenis, dan olahraga lainnya, menjual masker yang dibuat dengan bahan “Sangat Dingin” yang mengandung Xylitol mulai awal Juli. Xylitol menyerap panas, merespons keringat, dan bahan tersebut digunakan untuk pakaian Yonex untuk tim nasional bulu tangkis Jepang, serta pemain tenis profesional.

sumber: Kyodo News

Sementara di Yamagata, masker kain yang dapat digunakan beberapa kali didinginkan dan dijual di mesin penjual otomatis; di dalam mesin yang sama dengan mesin untuk menjual minuman dingin, terbukti populer di timur laut Jepang di tengah kekhawatiran yang berkembang bahwa memakai masker untuk mencegah penyebaran virus Corona baru di musim panas dapat menyebabkan kesulitan bernafas.

Pembuat pakaian rajut, Knit Waizu, yang berbasis di kota Yamanobe di prefektur, memproduksi masker ini karena ingin menciptakan sesuatu yang akan “membuat orang tersenyum pada masa-masa gelap ini.” Mereka memulai produksi pada pertengahan Maret setelah stok masker habis dan sulit untuk membeli masker pada saat penyebaran virus di Jepang. Masker-masker tersebut disimpan pada suhu 4 derajat celsius, pengaturan suhu terendah dalam dua mesin penjual otomatis yang dipasang di Prefektur Yamagata, dan sekitar 400 dijual setiap hari seharga 690yen (sekitar 90.000 rupiah) tiap buahnya, meskipun mereka tidak tetap dingin dalam waktu yang lama.

Yang terakhir yang tak kalah luar biasa, seakan tipe masker ini datang dari masa depan. Namanya adalah C-Mask, yang diproduksi oleh  perusahaan Jepang Donut Robotic yang dapat menyalin dan menerjemahkan percakapan.

Sepertinya dibuat untuk menyelesaikan beberapa kendala besar yang dialami orang asing yang tinggal di Jepang yakni bahasa Jepang dan memerangi pandemi Covid, C-Mask yang dapat menyalin dan menerjemahkan yang dibicarakan oleh lawan bicara. C-mask di klaim dapat mampu mengubah pidato mereka menjadi teks yang terhubung dengan Bluetooth dan aplikasi yang menyalin pidato yang juga menerjemahkannya ke bahasa yang dikenal. Ia bekerja dalam sembilan bahasa yaitu Jepang, Inggris, Cina, Prancis, Korea, Thailand, Bahasa, Spanyol, dan Vietnam. C-mask bahkan dapat membuat panggilan, mencatat beberapa menit rapat, dan membuat suara yang dikeluarkan pemakainya lebih keras.

Sampai disini ya sahabat Smiles! Semoga artikel ini bisa sedikit membantu sahabat Smiles.

Referensi:
Kyodo News

Asia Nikkei

Donut Robotic

Financial Times 

Bagikan Postingan Ini

Facebook
LinkedIn
Twitter
Pinterest
Email