Mendapatkan Izin Arubaito (Part-Time) di Jepang

arubaito di jepang

Kerja paruh waktu di Jepang yang dikenal dengan nama arubaito (atau bahasa kerennya baito) sebenarnya sudah tidak asing lagi di kalangan pelajar atau pemegang visa dependen dan sejenisnya. Dengan baito, kita dapat memperoleh penghasilan yang pada umumnya digunakan untuk mendukung biaya kuliah/sekolah, biaya kebutuhan sehari-hari ataupun tambahan biaya untuk jalan-jalan di Jepang. 

Sebagai informasi juga, dengan aturan terbaru FSA (Financial Services Agency) yang menyatakan bahwa tidak diperbolehkan mengirimkan uang ke luar negeri jika kita belum mendapatkan izin baito dari imigrasi. Nah, sahabat Smiles mungkin bertanya-tanya, apakah sulit mendapatkan izin baito? Apa saja syarat-syaratnya? Apa saja ketentuannya? Simak detailnya sebagai berikut.

Daftar Isi

Mudahnya mendapatkan izin baito

Yapz, benar. Mudah sekali mendapatkan izin baito. Terutama masa pandemi seperti ini. Pengalaman rekan yang memiliki status dependen pada saat februari 2021 menerbitkan visa yang baru, langsung ditawarkan oleh petugas imigrasi untuk mengisi formulir arubaito. Tidak sampai 10 menit, izin tersebut tertera dalam KTP Jepang yang baru. 

Syarat-syarat untuk mendapatkan izin

Untuk mendapatkan izin baito, sahabat Smiles perlu membawa setidaknya dokumen-dokumen berikut: 

  1. Paspor. 
  2. KTP Jepang / Residence Card. 
  3. Kartu Mahasiswa dari sekolah/kampus. 
  4. Formulir izin baito. (Klik disini untuk download formulir)

Tidak ada trik khusus untuk mengisi formulir izin baito (seperti gambar yang terlampir). Poin 1-12 merupakan kewarganegaraan, tanggal lahir, nama lengkap, dan lain-lain dapat diisi sesuai dengan formulir visa pada umumnya dan menyesuaikan dengan informasi yang ada dalam paspor, atau KTP jepang sahabat. 

Yang perlu diperhatikan adalah pada poin 12, sahabat dapat memilih type of activity sesuai dengan jenis pekerjaan yang diinginkan. Untuk poin 12 bagian 2, 3 dan 4 tidak diperlukan, berikut untuk poin 13 dan 14 juga dibiarkan kosong. Tidak lupa di bawahnya sahabat membubuhkan kapan pengisian beserta tanda tangan di sampingnya. Setelah lengkap, sahabat bisa memberikan formulir yang telah diisi beserta dokumen yang disebutkan di atas kepada petugas imigrasi.

arubaito di jepang
  1. Data pribadi
  2. Data paspor & visa
  3. Data pekerjaan lainnya
  4. Tanda tangan
  5. Data agen, jika menggunakan agen untuk mendaftar.

Ketentuan mengenai baito

Bagaimana sahabat Smiles, sampai disini mudah bukan? Tunggu dulu, setelah mendapatkan izin baito, ada ketentuan yang harus dipatuhi oleh para pemegang izin baito yakni: 

  1. Berusia 18 tahun atau lebih 
  2. Memegang visa pelajar/dependen 
  3. Tidak menganggu proses belajar di sekolah/kampus 
  4. Bukan pekerjaan yang illegal 
  5. Jumlah jam baito tidak lebih dari 28 jam per minggu 
  6. Untuk liburan Panjang seperti libur musim panas/dingin, diperbolehkan melebihi 28 jam (khusus untuk pemegang visa pelajar, dengan izin sekolah/kampus). 

Gaji baito biasanya ditentukan berdasarkan per-jam (jikyu), dan sepenuhnya ditentukan oleh perusahaan tempat baito.

Hal unik lainnya yang perlu diperhatikan

Pengalaman yang sangat menarik sekali seumur hidup jika merasakan baito di negeri samurai. Besaran gaji tentu beragam berdasarkan pekerjaan yang didapatkan serta waktu bekerja. Biasanya, mendapatkan shift malam antara 22:00 hingga pagi hari mendapatkan bayaran 1000 hingga 1300 yen per-jam. Terlebih jika memiliki kemampuan Bahasa diatas rata-rata, sahabat bisa mendapatkan gaji per-jam diatas bayaran yang disebutkan. 

Tags:

Share this post

Facebook
LinkedIn
Twitter
Pinterest
Email