Tips Kirim Uang (Furikomi) di Jepang

Remittance tips

Sangatlah penting untuk mengetahui cara-cara untuk mengirimkan uang dengan pembayaran online sangatlah penting. Tips-tips ini perlu diketahui dimanapun Anda berada, tetapi kali ini ada beberapa tips untuk menghindari penipuan sebelum Anda tiba di Jepang. Ini menjadi kekhawatiran warga Jepang dan juga ekspatriat yang tinggal di Jepang. Hampir sebanyak 380 akun ekspatriat di Jepang dicuri melalui aplikasi pembayaran online pada September tahun 2020.

Belakangan ini semakin banyak cara-cara untuk kirim/transfer uang di Jepang atau yang biasa disebut Furikomi (振込). Salah satu contohnya, LINE Pay adalah layanan pembayaran di Jepang yang sangat nyaman dan dipercaya untuk mengirim uang melalui aplikasi QR Code atau internet banking. Transfer uang dan pembayaran online telah didorong oleh pemerintah untuk mengurangi jumlah uang tunai yang beredar, membuat transaksi menjadi cepat, dan mudah mengawasi pendapatan dan pengeluaran. Tetapi pembayaran online selalu memiliki risiko akun diretas. Jadi, Anda perlu mempelajari setiap layanan untuk memastikan manfaat dan menghindari risiko-risiko.

Pencurian rekening Bank

Pada September 2020, Japan Post Bank yang dikenal sebagai Yucho mengumumkan akan menghentikan untuk beberapa waktu sinkronisasi layanan internet banking dengan 8 dari 12 layanan pembayaran elektronik. Termasuk kartu LINE Pay, PayPay, PayPal, Kyash, PayB, Docomo Kouza, Rakuten Pay, dan kartu MIJICA Prabayar Visa yang diterbitkan oleh Yucho. Dengan kurang lebih jumlah total 60 juta yen yang dicuri dari Yucho, mereka mengumumkan bahwa mereka sedang menyelidiki transaksi dari 380 akun Yucho.

Pada tahun 2016, pengguna kartu kredit dan ATM di Jepang mengalami masalah besar; dalam 2 jam, lebih dari 1,4 miliar yen menghilang begitu saya dari kira-kira 1.400 ATM seluruh Jepang. Polisi Internasional Jepang menyelidiki bahwa lebih dari 1.600 kartu kredit dipalsukan oleh geng-geng di Afrika Selatan.

Menurut beberapa informasi, pencurian kartu Yucho ini telah mempengaruhi beberapa komunitas ekspatriat di Jepang. Saat ini, Japan Post Bank Yucho bersama dengan anak perusahaannya Docomo dan LINE Pay sudah mulai menyelidiki kasus tersebut.

Apa yang harus dilakukan untuk menjaga akun Bank?

Ada beberapa tip yang disarankan untuk melindungi rekening bank Anda dari pencurian atau peretasan. Itu tergantung pada jenis rekening bank, pembayaran listrik, aplikasi atau kartu ATM yang dapat Anda terapkan untuk menghindari pencurian.

  • JANGAN lakukan pembayaran online melalui platform e-commerce tanpa syarat. Setiap kali Anda merasaskan ada yang tidak jelas atau janggal dengan promosi atau halaman dari toko online, permainan atau aplikasi apapun, jangan lanjutkan transaksi dengan platform tersebut. Hanya situs belanja online yang aman bersertifikat SSL dan pasti ditampilkan pada layar utama.
  • Sebagian besar kasus pencurian melalui e-wallet adalah karena bocornya informasi rekening bank seperti melakukan pembayaran melalui QR Code, atau memasukkan kode OTP untuk mengkonfirmasi enkripsi pembayaran dari nomor telepon dan pesan aneh.
  • Hindari melakukan pembayaran online menggunakan jaringan wifi di tempat umum (kedai kopi, restoran, atau stasiun).
  • Tarik uang hanya dengan mesin ATM terpercaya, Anda harus menghentikan transaksi dan menghubungi layanan pelanggan untuk membuat laporan atau bahkan segera memblokir kartu jika ada situasi yang mencurigakan.

Harap ingat untuk memverifikasi dan melakukan verifikasi 2 langkah dari rekening bank Anda serta kartu ATM / kredit, aplikasi e-wallet sejak Anda mendaftar atau mengaktifkannya.

Verifikasi akun Yucho

Kartu Yucho cukup populer di komunitas ekspatriat di Jepang, jadi sangat penting untuk mempelajari cara melindungi rekening bank Yucho, serta mengamankan kartu Yucho. Selain itu, verifikasi juga membantu Anda jika Anda membutuhkan layanan perbankan dari bank dan menghindari kasus membahayakan.

Ada alasan untuk memblokir rekening bank atau kartu karena informasi yang tidak diverifikasi atau saat Anda memverifikasi akun Anda dengan alamat yang salah. Terkadang, beberapa pelanggan bertanya kepada SMILES mengapa kartu Yucho mereka tidak berfungsi atau tidak dapat melakukan transaksi. Kami menemukan kasus ini dan menemukan bahwa Yucho memblokir beberapa kartu pelanggan mereka, jadi kami membagikan sedikit informasi tentang cara memverifikasi akun Yucho.

PIN Jaringan Docomo Kouza

Sebagian besar kasus rekening bank yang dicuri melalui Docomo Kouza memiliki penyebab yang sama: informasi rekening bank tidak sengaja bocor atau diretas, seperti nama lengkap, nomor rekening, nomor telepon, email yang perlu didaftarkan dan masuk ke akun Docomo Kouza. Peretas menggunakan informasi ini untuk mendaftarkan akun Docomo dan mereka melakukan pembayaran online atau bahkan mentransfer ke akun Docomo Kouza lain. Anda perlu menghubungi Docomo Kouza dan mereka akan meminta bank untuk mengubah informasi yang diperlukan untuk Anda.

Akun Yucho di hentikan beberapa waktu untuk LINE Pay and Paypay

Pengguna LINE Pay dan Paypay juga terpengaruh dalam laporan pencurian rekening bank baru-baru ini. Baik LINE Pay dan Paypay dengan cepat melaporkan dan menangguhkan koneksi mereka dengan akun Yucho. Namun, Anda masih dapat melakukan top-up LINE Pay atau Paypay dengan metode lain. Pengumuman ini dirilis pada 16 September 2020 setelah LINE Pay menemukan 498.000 yen dari pemilik akun LINE Pay mereka dicuri. Ini sebagian karena fitur yang memungkinkan pengguna melakukan transfer ke teman dalam aplikasi Line. Tip lain untuk Anda adalah menghindari melakukan transfer apa pun dalam fitur ini.

Bagikan Postingan Ini

Facebook
LinkedIn
Twitter
Pinterest
Email