Home » Semua Blog » Budaya Pacaran di Jepang Ternyata Mirip lho sama Indonesia!

Semua Blog > Japan 101 > Budaya Pacaran di Jepang Ternyata Mirip lho sama Indonesia!
01.14.2022

Budaya Pacaran di Jepang Ternyata Mirip lho sama Indonesia!

Kultur
pacaran di Jepang

Ternyata, Jepang juga memiliki beberapa aspek budaya dalam kehidupan asmara. Budaya pacarannya ternyata mirip dengan di Indonesia! Cuma ada juga kok bedanya yang pasti buat Sobat Smiles terkejut.

Jepang terkenal memiliki budaya yang sangat unik. Terdapat beberapa aspek budaya dalam berkencan di Jepang yang agak rumit untuk dipahami dari perspektif orang asing. Bahkan mungkin juga beberapa yang jauh berbeda dari apa yang dibayangkan oleh orang orang asing. Berikut ini adalah budaya berpacaran di Jepang yang mungkin akan membuat kamu terkejut.

Daftar Isi

1. Wajib Nembak Gaes!

Ini adalah di saat seseorang (biasanya laki-laki) menyatakan perasaan cinta yang terpendam dan mengajak berkencan. Jika ditolak, saying sekali maka mereka tidak akan melanjutkan untuk berpacaran. Jika diterima, cihuy, disitu lah pacarana di mulai. Agak agak mirip ya sama di Indonesia.

Tapi bedanya kalau di Jepang, banyak laki – laki dan perempuan yang  sering keluar untuk makan siang atau minum teh hanya sebagai teman. Makanya di Jepang kalau tidak berani untuk nembak maka anda hanyalah sebatas SEBASTIAN (Sebatas Teman Tanpa Kepastian).

2. Bayarnya Sendiri Sendiri

Ternyata, Jepang juga memiliki beberapa aspek budaya dalam kehidupan asmara. Budaya pacarannya ternyata mirip dengan di Indonesia! Cuma ada juga kok bedanya yang pasti buat Sobat Smiles terkejut. Jepang terkenal memiliki budaya yang sangat unik. Terdapat beberapa aspek budaya dalam berkencan di Jepang yang agak rumit untuk dipahami dari perspektif orang asing. Bahkan mungkin juga beberapa yang jauh berbeda dari apa yang dibayangkan oleh orang orang asing. Berikut ini adalah budaya berpacaran di Jepang yang mungkin akan membuat kamu terkejut.

3. Kencan bisa Seharian Loh!

kencan seharian

Nah kalau biasanya kencan cuma makan siang atau makan malam saja, beda nih di Jepang. Sekali kencan bisa berjam jam, dari matahari terbit hingga terbenam. Biasanya di Jepang kalau pacaran bisa ke taman hiburan, tempat belanja, lihat kembang api, lihat lampu, ke taman, dll. Pokoknya ingat jangan sampai terlalu boros ya Sobat Smiles.

4. Tidak Pamer Kemesraan di Publik, Kasian Jomblo

Secara umum, pasangan orang Jepang mungkin akan menunjukkan bahwa mereka berpacaran dengan cara berpegangan tangan, tetapi biasanya tidak berciuman di depan umum.

Hal ini dikarenakan orang Jepang cenderung menghargai privasi, dan orang yang menunjukkan kemesraan berlebihan mungkin dianggap kurang bermoral. Beberapa orang juga merasa akan membuat orang-orang di sekitar mereka tidak nyaman khususnya para Jomblowan dan Jomblowati diluar sana yaa.

5. Cinta Itu dirasa Bukan Dikata

Orang Jepang cenderung pemalu, dan tidak akan mengatakan hal-hal seperti “aku mencintaimu” sebebas orang di negara-negara lain. Biasanya, mereka akan menunjukkan cintanya dengan tindakan, dan kekasihnya akan tahu bagaimana perasaan mereka, bahkan jika mereka tidak mengatakannya dengan keras.

6. Suka Kencan di Rumah?

Ada banyak orang di Jepang yang lebih suka menggunakan hari libur mereka untuk bersantai. Inilah sebabnya mengapa banyak pasangan lebih suka menghabiskan waktu pacaran dengan menonton Netflixan. Pasangan Jepang menganggap waktu dimana mereka hanya berdua sebagai hal yang sangat penting. Tapi perlu hati hati ya Sobat Smiles, takut ada setan lewat hihihi.

7. Hah? Valentine adalah Hari Perempuan Nembak Laki-Laki?

Di negara lain, Hari Valentine cenderung menjadi hari di mana wanita menunggu pria untuk mengungkapkan cinta pada mereka. Tetapi di Jepang, lebih umum bagi wanita untuk menyiapkan hadiah cokelat untuk kemudian diberikan kepada pria yang mereka sukai.

Sebulan kemudian, pada tanggal 14 Maret, Jepang memiliki tradisi budaya khusus yang disebut Hari Putih, di mana pria yang gentian memberikan hadiah kepada wanita.

Wah 14 Februari sebentar lagi nih, jadi deg-degan siapa tau ada yang nembak.

valentine day

8. Tinggal Bersama Pasangan Sebelum Menikah? Apakah Boleh?

Di negara Barat mungkin hidup bersama dianggap sebagai langkah penting sebelum menikah. Di Jepang, ini bukanlah kebiasaan umum. Namun, baru-baru ini, “semi-hidup bersama” menjadi sangat umum. Di sinilah pasangan Jepang mungkin menghabiskan beberapa hari atau akhir pekan bersama di rumah.

9. Nikah Apakah Hal yang Umum?

Orang Jepang sangat sadar bahwa mereka akan menikah ketika mereka mencapai usia pertengahan dua puluhan. Maksudnya, ketika mencapai usia tersebut, mereka merasa tidak ingin membuang-buang waktu dengan hanya berkencan main-main lagi. Mereka akan menganggap bahwa pasangan mereka hanya membuang waktu jika pasangan mereka terihat tidak seperti orang yang bisa diajak menikah. Meskipun saat ini, banyak juga orang Jepang yang memilih hanya ingin pacaran tanpa menikah.

10. Berani Ketemu Orang Tua berarti Siap Nikah

Ada banyak orang Jepang yang menyimpannya kekasihnya untuk diri mereka sendiri tanpa memberi tahu orang tua. Ini bukan karena orang Jepang tidak ingin memperkenalkan pasangannya kepada orang tua mereka, tetapi karena dalam budaya Jepang, memperkenalkan pasangan kepada orang tua adalah tanda bahwa kamu benar-benar berpacaran dengan maksud untuk menikah. Tentu saja tidak berarti hal ini berlaku untuk semua orang.

Adakah disini sahabat Smiles yang pernah mengalami beberapa poin di atas? Atau malah punya pengalaman romantis selainnya? Komentar di bawah post ya sahabat!

Bagikan

smiles social media icon smiles social media icon smiles social media icon smiles social media icon smiles social media icon

Tag

Aktifitas Cerita Kultur

Bacaan terkait

Lihat lebih banyak Blog

Bacaan Populer

Lihat lebih banyak blog

Penulis kami

tori is smiles remit official blogger
Employee
saiful.khair

Ubah gaya hidup Anda dengan Smiles

smiles mobile remittance app screenshot
footer_smile_logo
Useful Stats will display here