Semua Blog > Japan 101 > Mengenal Jūminzei (住民税): Pajak Penduduk di Jepang yang Wajib Kamu Tahu
05.25.2026

Mengenal Jūminzei (住民税): Pajak Penduduk di Jepang yang Wajib Kamu Tahu

Kartu Permanent Resident Jepang

Halo Sobat Smiles! 👋💚

Di negara mana pun kita tinggal, pajak selalu menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Baik di Indonesia maupun di Jepang, memahami jenis pajak yang perlu dibayar bisa membantu kalian mengatur keuangan dengan lebih tenang dan terhindar dari kebingungan di kemudian hari. Buat Sobat Smiles yang tinggal di Jepang, terutama yang baru pindah atau baru mulai bekerja, urusan pajak memang sering terasa membingungkan. Salah satu yang paling sering bikin kaget adalah Pajak Penduduk atau Jūminzei (住民税), apalagi setelah tinggal di Jepang lebih dari satu tahun.

Nah, sebenarnya apa sih Pajak Penduduk di Jepang dan kenapa jumlahnya bisa terasa besar? Yuk, kita bahas bareng-bareng! ✨ 

Apa Itu Pajak Penduduk (Jūminzei / 住民税)? 

Rumah Jepang
Sumber: Housing Japan

Pajak Penduduk (住民税 / Jūminzei) adalah pajak yang wajib dibayar oleh penduduk Jepang, termasuk warga negara asing yang tinggal dan bekerja di Jepang. Biasanya, pajak ini dipotong bersamaan dengan pajak lainnya seperti pajak penghasilan, asuransi kesehatan, dan pensiun. 

Pajak ini digunakan untuk membiayai berbagai layanan daerah seperti:

  • Pendidikan
  • Kesejahteraan masyarakat
  • Pengelolaan sampah
  • Pencegahan bencana
  • Kegiatan budaya dan seni lokal

Di Jepang, Pajak Penduduk terdiri dari dua jenis: 

1. Pajak Tetap Per Kapita (均等割 / Kintōwari): Pajak tetap ini dikenakan sebesar 5.000 yen (periode Heisei 26 hingga Reiwa 5), yang terdiri dari:

  • ¥1.500 untuk pajak prefektur/daerah
  • ¥3.500 untuk pajak kota/kabupaten

2. Pajak Berdasarkan Penghasilan (所得割 / Shotokuwari): Pajak ini dihitung berdasarkan penghasilan kalian dengan rumus:

( Penghasilan kena pajak – potongan/deduksi ) × 10%

Contohnya gini ya, Sobat Smiles 👇✨

Misalnya dalam 1 tahun kalian punya:

  • Total penghasilan: ¥2.000.000
  • Total potongan/deduksi: ¥500.000

Contoh deduksi adalah: Potongan asuransi kesehatan (健康保険), pensiun (年金), asuransi kerja, deduksi umum (基礎控除), deduksi tanggungan keluarga, pasangan, atau biaya medis tertentu.

Maka perhitungannya jadi:

( ¥2.000.000 – ¥500.000 ) × 10%
= ¥1.500.000 × 10%
= ¥150.000

Artinya, estimasi Pajak Penduduk (所得割 / pajak berdasarkan penghasilan) yang perlu dibayar adalah sekitar ¥150.000 per tahun 💸 Biasanya jumlah ini kemudian dibagi menjadi beberapa cicilan pembayaran selama setahun ya!

Siapa yang Wajib Membayar Pajak Penduduk? 

Sumber: UNIKOM

Pajak penduduk berlaku bagi orang yang tinggal di Jepang dengan penghasilan di atas JPY 103.000 per tahun. Namun, aturan dan batas penghasilan bisa sedikit berbeda tergantung daerah tempat tinggal masing-masing ya, Sobat Smiles!

Secara umum, pajak ini berlaku untuk dua kategori:

1. Penduduk Tetap:

  • Warga negara Jepang
  • Orang yang sudah tinggal di Jepang lebih dari 5 tahun dalam 10 tahun terakhir

2. Penduduk Tidak Tetap: 

  • Warga negara asing non-Jepang
  • Tinggal di Jepang kurang dari 5 tahun dalam 10 tahun terakhir
  • Bukan termasuk non-residen

Siapa yang Bisa Dibebaskan dari Pajak Penduduk? 

Walaupun sebagian besar orang wajib membayar pajak penduduk, ada beberapa kondisi yang memungkinkan seseorang dibebaskan dari pajak ini, seperti:

  • Penduduk dengan penghasilan di bawah JPY 103.000 per tahun
  • Penyandang disabilitas, minor, atau janda/duda dengan penghasilan di bawah JPY 125.000 per tahun
  • Penduduk yang menerima bantuan dari pemerintah daerah

Nah, buat Sobat Smiles yang baru datang ke Jepang, biasanya di tahun pertama kalian belum dikenakan Pajak Penduduk karena perhitungan pajaknya berdasarkan penghasilan tahun sebelumnya. Makanya banyak orang yang kaget saat masuk tahun kedua kerja karena tiba-tiba tagihan pajaknya naik 😭 Tapi tenang aja, sekarang kalian udah tahu alasannya yaa! ✨

Cara Pembayaran Pajak Penduduk

Formulir Pajak Penduduk

Buat Sobat Smiles yang bekerja full-time atau 正社員 (seishain), Pajak Penduduk biasanya langsung dipotong dari gaji setiap bulan bersamaan dengan pajak dan asuransi lainnya.

Namun, kalau kalian bekerja part-time (baito) atau pindah kerja, biasanya kantor pajak akan menghitung pajak setiap tahun dan mengirimkan surat tagihan pajak berupa “納付書” (Noufusho) sekitar bulan Juni tahun berikutnya. Di surat tersebut akan tertera:

  • Jumlah pajak yang harus dibayar
  • Batas waktu pembayaran
  • Lembar pembayaran pajak

Di Mana Bayar Pajak Penduduk?

Saat waktunya membayar pajak, kalian akan menerima surat tagihan pajak (Noufusho) yang biasanya terdiri dari 5 lembar:

  • 1 lembar berisi total pajak setahun
  • 4 lembar lainnya untuk pembayaran cicilan per periode

Pajak Penduduk dipungut oleh kantor pemerintah daerah sesuai alamat tempat tinggal kalian, seperti kota, distrik, atau kabupaten. Biasanya informasi tempat pembayaran dan tenggat waktunya akan dikirim langsung ke alamat rumah kalian melalui surat.

Kapan Batas Waktu Pembayarannya?

Pembayaran Pajak Penduduk biasanya dibagi menjadi 4 kali cicilan:

  • Juni
  • Agustus
  • Oktober
  • Januari tahun berikutnya

Kalau kalian telat membayar, kantor pajak biasanya akan mengirimkan surat peringatan ke alamat rumah. Umumnya akan ada beberapa kali peringatan sebelum tindakan lebih lanjut dilakukan. Kalau masih belum dibayar juga, pihak pajak bisa menarik dana langsung dari rekening bank kalian 😱 Selain itu, tunggakan pajak juga bisa memengaruhi proses:

  • Perpanjangan visa
  • Perubahan status visa
  • Pengajuan administrasi tertentu di Jepang

Jadi sebisa mungkin jangan sampai telat bayar ya, Sobat Smiles! 💚

Udah Taat Bayar Pajak? Saatnya Transfer Pakai Smiles! ✨

Nah, sekarang Sobat Smiles udah makin paham tentang Pajak Penduduk di Jepang nih!

Selain Jūminzei, sebenarnya masih ada beberapa jenis pajak lain yang perlu dibayar saat tinggal di Jepang. Kalau mau belajar lebih lanjut soal sistem gaji dan pajak di Jepang, kalian bisa baca artikel berikut ya 👇
Panduan Gaji Jepang 2025

Dan setelah rajin bayar pajak serta menabung hasil kerja keras di Jepang… waktunya kirim uang ke keluarga tercinta di Indonesia tentunya pakai Smiles Mobile Remittance 💚

Dengan:
✨ Kurs kompetitif (Cek Kurs Hari Ini)
✨ Sistem point (untuk kurangi biaya transaksi)
✨ Fee transparan
✨ Transfer cepat & praktis

Kalian bisa kasih yang terbaik untuk keluarga di rumah dengan lebih tenang dan nyaman 🫶 Jadi, tunggu apa lagi? Kalau kirim uang… #diSMILEINDaja 💚

Kurs hari ini

1 JPY = 110.5 IDR

2026 Juni 15, Senin 18:15

Sudah siap untuk kirim uang ke luar negeri? Smiles membuat pengiriman uang menjadi lebih cepat, aman, dan mudah.

Tori family celebrating because Smiles mobile remit is providing the best exchange rate Tori family celebrating because Smiles mobile remit is providing the best exchange rate

smiles comment icon Tinggalkan komentar

Semua kolom harus diisi

Bacaan terkait

Lihat lebih banyak Blog

Bacaan Populer

Lihat lebih banyak blog

Ubah gaya hidup Anda dengan Smiles

Smiles mobile remittance app screenshot
tori flying over with a money bag
footer_smile_logo